News Ticker

Menu

Browsing "Older Posts"

Browsing Category "Hasil-hasil Penelitian"

PERLAKUAN PERMUKAAN KAYU LAPIS UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN AIR DAN MENURUNKAN EMISI FORLAMDEHIDA

Apr 16, 2020 / No Comments
Abstrak

Industri kayu lapis Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional, namun demikian persaingannya saat ini sangat ketat. Dalam proses produksi kayu lapis pemakaian perekat urea formaldehida mempunyai dampak negatif seperti emisi formaldehida, karena mengganggu kesehatan, terutama jika digunakan di dalam ruangan dengan ventilasi terbatas (Adi Santoso dan Gustam Pari, 2015). Produk kayu lapis juga mempunyai ketahanan terhadap air yang lebih rendah  (Sushardi, 2003).  Dengan demikian penelitian perlakuan permukaan kayu lapis untuk meningkatkan  ketahanan air dan menurunkan emisi formaldehida sangat penting. Penelitian bertujuan  untuk mengetahui perlakuan permukaan terhadap  ketahanan air dan emisi formaldehida kayu lapis. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  percobaan faktorial  uji lanjut Tukey, dengan faktor  jumlah lapisan penyusun kayu lapis dan perlakuan permukaan kayu lapis. Parameter yang diamati  kadar air,  penyerapan air   dan emisi formaldehida.
Hasil penelitian menunjukkan jumlah lapisan penyusun kayu lapis berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter pengujian. Perlakuan  pemukaan dapat menurunkan  kadar air  dan emisi formaldehida  kayu lapis. Nilai kadar air kayu lapis memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) karena kurang dari 14%.  penyerapan air  33,36% - 68,24%. Nilai emisi formaldehida  0,0442 – 0,2100 ppm, memenuhi Standar Amerika yaitu 0,33 mg/l. Perlakuan permukaan dengan cat duco dapat meningkatkan kualitas kayu lapis.

Kata kunci :  Perlakuan permukaan, kayu lapis, penyerapan air, emisi formaldehida
https://drive.google.com/file/d/1r3TuZ38N-6uB1rkcm62znaWKC7yAgadi/view?usp=sharing


PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK DAN SERBUK GERGAJI SENGON UNTUK PEMBUATAN PAPAN KOMPOSIT

/ No Comments
Abstract

Recently, potential plastic garbage  and sawdust  increasing fastly. Disposal of plastic waste and sawdust in large numbers at random are very disturbing quality of the environment. Various attempts were made to utilize waste plastic waste and sawdust, one of which is the manufacture of plastic composites. The study aims to determine the optimal combination between the composition of plastic waste materials and sawdust kind Polyethylene sengon by using adhesive urea formaldehyde (UF) which can produce optimal quality composite board. The research design used is a factorial experiment with three (3) replicates arranged in a completely randomized design or a Completely Randomized Design (CRD), which consists of two factors, namely the composition of plastic waste materials and sawdust sengon (10%: 90% and 30 %: 70%), and the factor levels of gluten (7% and 8%) of the weight of air-dried material, with analyzed using SPSS. Parameters measured were moisture content, density and firmness press parallel to the surface. The results showed the composition of the material and content of the adhesive significantly affect the density and firmness press, while the water content only on the composition of the material. The average value of the water content of 6.461 to 9.977%, a density from 0.412 to 0.573 g / cm3, and firmness press parallel to the surface of 18.652 to 28.520 kg / cm2, in accordance with the standards dipersyaratkan.Limbah sengon plastic and sawdust can be used as a raw material composite board , the composition of materials that produce optimal products in this study using the composition of the waste material and plastic sawdust sengon 70%: 30%.

Keywords: Waste plastic, sawdust sengon, composite board
https://drive.google.com/file/d/14_dSE3yGTpvwbncGY3s6ZM6IhKjBQe_G/view?usp=sharing

PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH INDUSTRI DENGAN PEREKAT CAMPURAN PLASTIK POLYPROPYLENE

/ No Comments

ABSTRAK

Teknologi papan komposit dikembangkan agar semua limbah industri khususnya yang berupa lignoselulosa dapat diolah menjadi barang yang berguna bagi kesejahteraan manusia.  Pembuangan limbah plastik dan serbuk gergaji  dalam jumlah besar sangat mengganggu kualitas lingkungan hidup. Pemanfaatan kembali limbah sebagai bahan papan komposit akan diperoleh keuntungan ganda yaitu mengurangi biaya pemusnahan secara khusus dan akan diperoleh suatu bahan dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi bahan dan kadar perekat terhadap sifat-sifat papan komposit.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan percobaan faktorial dengan uji lanjut Tukey. Faktor yang digunakan dalam penelitian yaitu  komposisi bahan serbuk sengon dengan plastik (90% : 10%, 80% : 20% dan 70% : 30%), dan  kadar perekat (7%, 8%, dan 9% dari berat bahan). Parameter yang diteliti yaitu kadar air, kerapatan, penyerapan air, keteguhan tekan sejajar permukaan, modulus patah  dan  modulus elastisitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komposisi bahan berpengaruh nyata terhadap kerapatan dan penyerapan air. Faktor kadar perekat berpengaruh nyata terhadap  keteguhan tekan sejajar permukaan. Nilai  rata-rata kadar air  6,602  - 10,119 %, kerapatan 0,433  – 0,551 g/cm3, penyerapan air 62,926 – 128,878 %, keteguhan tekan sejajar permukaan 17,878– 27,881 kg/cm2, modulus patah 14,49 – 17,72 kg/cm2 dan modulus elastisitas 4168,96 – 13836,52 kg/cm2. Papan komposit yang dihasilkan sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
https://drive.google.com/file/d/1-B-D2tkXhl_HrRXevR2NrJ2e2HvQFHUt/view?usp=sharing


Kata kunci : Papan komposit, limbah industri, limbah plastik, lingkungan hidup